Kincaiddonahue93's website

Our website

07
Fe
Berikut Ini Cara Mengadakan Aqiqah Menurut Agama Islam
07.02.2017 05:51

Aqiqah itu berisi memutus & melubangi, & ada pun yang menunjukkan bahwa akikah adalah seri bagi fauna yang disembelih, dinamakan demikian karena lehernya dipotong, dan dikatakan pun bahwa akikah merupakan rambut yang diboyong si budak ketika real. Adapun maknanya secara syari’at adalah hewan yang disembelih untuk menebus bayi yang dilahirkan. Aqiqah adalah sembelihan yang disembelih untuk budak yang segar lahir. Pengarang kitab Mukhtar Ash Shihhah mengatakan: " Al-'Aqiqah atau Al-'Iqqah memiliki arti adalah serabut makhluk yang baru dilahirkan, baik manusia atau satwa. Dinamai pun daripadanya binatang yang disembelih untuk keturunan yang mutakhir lahir pada hari keseminggunya.

1. Kecil Hukumnya
Aqiqah hukumnya merupakan sunnah muakkad, sekalipun wali dalam stan sulit. Aqiqah dilakukan per Rasulullah saw. dan para sahabat. Berikut adalah hadits-hadits tentang mengakikahkan anak yang baru wujud.

1. Rasulullah saw saw. berfirman:
“Setiap momongan tergadai secara aqiqahnya, disembelihkan (kambing) untuknya pada hari ke tujuh, dicukur serta diberi nama” [HR Abu awud, no. 2838, at-Tirmidzi no. 1522, Putra Majah no. 3165 dsb dari sahabat Samurah bin Jundub r. a.. Hadits ini dishahihkan oleh al-Hakim dan disetujui oleh adz-Dzahabi, Syaikh al-Albani dan Syaikh Abu Ishaq al-Huwaini di dalam kitab al-Insyirah Fi Adabin Nikah hlm. 97]#@@#@!!.

2. Ashhabus Sunan menceritakan:
Bahwa Nabi saw. meng-aqiqahkan Hasan & Husain (cucunya dari Fathimah - pen) masing-masing seekor kambing qibasy.

3. & dari Tindasan bin Pelopor Ash-Dhabiey, kalau Nabi saw. bersabda: "Untuk anak laki-laki aqiqahnya. Tumpahkanlah atasnya darah, dan hilangkanlah daripadanya kotoran dan najis. " (Riwayat Al-Khamsah).

4. Hadits dalam shahih Bukhari
Di setiap anak simpatik aqiqahnya, oleh sebab itu sembelihlah hewan dan hilangkanlah gangguan darinya.

5. Hadits riwayat Bubuk Daud
Rasulullah saw Shallallaahu 'alaihi wa Sallam memerintahkan itu agar beraqiqah dua upaya kambing yang sepadan (umur dan besarnya) untuk budak laki-laki serta seekor wedus untuk momongan perempuan.

6. Hadits sejarah Malik dan Ahmad
Fatimah Binti Rasulullah saw SAW (setelah melahirkan Lembut dan Husain) mencukur serabut Hasan & Husain kemudian ia menzakatkan dengan perak seberat tara rambutnya.

7. Hadits riwayat Abu Daud dan Nasai
Barang siapa diantara kamu ingin beribadah mengenai anaknya patut dilakukan aqiqah untuk bani dua termuda kambing yang sama umurnya dan untuk bujang perempuan seekor kambing.

dua. Aqiqah Untuk Anak Laki-Laki & Anak Perempuan
Yang afdhal untuk anak laki-laki disembelihkan 2 ekor kambing/domba yang seakan-akan dan umurnya bersamaan. Dan untuk bujang perempuan 1 ekor.
Dari Ummu Karz Al-Ka'biyah mengatakan: Aku relasi mendengar Rasulullah saw saw. berfirman:

" Untuk anak laki-laki 2 ekor wedus yang serupa, dan untuk anak perempuan satu sudut. " & dibolehkan satu ekor sedia untuk bani. Rasulullawh saw. pernah meninggalkan yang demikian untuk Laksmi dan Husain r. a., seperti di hadits yang lalu.
“Dahulu kami dimasa jahiliyah apabila salah seorang diantara aku mempunyai bani, ia menjagal kambing dan melumuri kepalanya dengan sundut kambing itu. Maka sehabis Allah menyebabkan islam, abdi menyembelih kambing, mencukur / menggundul oknum si bocah dan melumurinya dengan minyak wangi. ” [HR. Abu Daud juz 3 hal 107].

Di hadits lain yang berisikan tentang sejarah aqiqah yang diriwayatkan oleh Putra Hibban “Dari Aisyah ia berkata ‘Dahulu orang orang pada perihal jahiliyah apabila mereka beraqiqah untuk seorang bayi, meronce melumuri randu dengan kadim aqiqah, dan kemudian ketika mencukur rambut si bayi mereka melumurkan saat kepalanya’. Jadi Nabi saw bersabda, ‘Gantilah darah ini dengan minyak wangi. ’” [HR Ibnu Hibban juz 12 hal 124].

3. aqiqah bandung Tenggat Penyembelihan

1. Jika mengharuskan, penyembelihan dilangsungkan pada hari ke-7. Bila tidak, dipastikan pada hari ke-14. Meski yang demikian masih gak memungkinkan, oleh sebab itu pada hari ke-21 atas hari kelahirannya. Jika tetap tidak mengharuskan maka saat kapan selalu. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dikatakan:?????????????????????????????? "Disembelih pada hari ketujuh, & pada hari ke-empatbelas, dan pada hari kedua persepuluhan satu. "
Rangkaian Selanjutnya:
- Memberi anak nama
- Memotong rambutnya.
- Bersedekah seberat timbangan rambutnya.

2. Mengenai syarat satwa kambing yang dapat jadi aqiqoh ini sama beserta syarat satwa qurban (kurban) sbb:
- Kambing: baik berusia 1 (satu) tahun dan merasuk usia (dua) tahun.
- Domba: siap berusia 6 (enam) hari dan mengakar bulan ke-7 (tujuh).
- Tidak mahir ada anggota badan fauna yang kekufuran.
- Dagingnya tidak boleh dijual.

4. Bersamaan Renggangan Qurban dan Aqiqah.
Dari sini tampil pertanyaan, adalah bolehkah menyatukan niat aqiqah dan kurban? Bila sesuatu itu diperbolehkan apakah dengan otomatis persembahan yang dijalani sekaligus dapat menggugurkan anjuran akikah? Hal hal berikut ada 2 pendapat:

Qurban yang ia tunaikan ini bisa sekalian diniatkan aqiqah dan menghapuskan anjurannya. Pendapat ini adalah opsi yang disampaikan oleh Mazhab Hanafi dan salah satu riwayat Ahmad. Dari kurung tabi’in, Al-Hasan Al-Bashri, Putri Sirin, serta Qatadah, mufakat dengan wawasan ini. Itu berargumentasi, wujud kedua kebiasaan sama, adalah mendekatkan bangun kepada Allah swt. melalui sembelihan hewan. Keduanya dapat saling melengkapi dan menimbun. Kasus hukumnya sama ketika shalat tetap di Langgar disertai beserta niat shalat sunah tahiyyatal masjid. Mantan mufti Arab Saudi, Syekh Muhammad bin Ibrahim, menolong opsi tersebut.

Kedua ibadah itu bukan boleh disatukan dan tidak bisa menggugurkan salah satunya. Qurban adalah qurban dan aqiqah adalah aqiqah. Pendapat ini disampaikan sambil Mazhab Maliki, Syafi’i, dan salah satu hal Mazhab Ahmad. Alasan yang mereka kemukakan, yaitu masing-masing dari akikah dan persembahan memiliki tujuan yang tidak sama. Maka itu, satu kolektif lain gak boleh digabung. Latar belakang dan motif papar kesunnahan kedua ibadah itu pun bermusuhan. Jadi, sedikit tepat disatukan. Misalnya, denda yang real di haji tamattu' serta denda yang berlaku dalam fidyah.

Comments


Create your free website at Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!